Minggu, 29 Mei 2011

Nobar "Dear Galileo"

Kawan~ pengen sharing lagi nih hehe

Hari Kamis kemaren, tepatnya tanggal 19 Mei 2011, Brenda nunjukin majalah kaWanku (lupa edisi berapa) dan di dalemnya ada kuis NoBar (nonton bareng) film Thailand berjudul Dear Galileo di Blitz Megaplex Grand Indonesia. Segera, gue dan Brenda ikutan. Apalagi cukup gampang kok, tinggal kirim e-mail aja. Tersedia 80 tiket gratis untuk 40 pemenang (jadi masing-masing dapet 2).

Pas malem Jumat gue mendapat message dari nomor tak dikenal: “Dear Viktoria,bla bla bla bla bla” dan isinya menjelaskan kalo gue dapet tiket nobar itu~~~ O-o-o-o-o-o-o-o-o! Gue langsung gak percaya, apalagi pesan dari nomor tak dikenal itu bilang “silakan mengajak 3 orang teman”. Berarti... gue dapet 4 tiket! Yeeeeiiy~! Dan ternyata, Brenda juga dapet tiket itu! Mulailah kepanikan kami mencari siapa 6 orang yang akan kami ajak. Jadilah keputusan finalnya berenam: gue, Brenda, Chika, Naudi, Intan, Putri.

----------------------------------------------------------------------------------------

Hari Sabtu, 21 Mei 2011, kami berenam meluncur ke Grand Indonesia. Di situ ada beberapa orang juga yang gue tebak sih adalah pemenang dari kuis NoBar itu. Pas gue dan kelima kawan ngantri untuk registrasi. Setelah itu kita sempet difoto-foto sama mbak-mbak dari pihak majalah kaWanku #gapenting

Langsung aja..

Jadi film Dear Galileo ini menceritakan kisah perjalanan 2 sahabat bernama Cherry (Chutima Teepanart) dan Noon (Jarinporn Joonkiat) yang berkeliling Eropa.


Cherry diskors oleh sekolahnya jurusan arsitektur, dan Noon baru saja putus dari pacarnya, Tum. Kesal dengan kehidupan mereka di Thailand, mereka memutuskan berjalan-jalan untuk beberapa waktu di Eropa. Mengunjungi La Torre, Pisa, Eiffel, Venice, dan lain-lain. Sebelum berangkat pun, mereka berjanji takkan meninggalkan satu sama lain. 

 

 

Di sana, Noon menemukan seorang pria Thailand ketika mendengarnya berbicara melalui telepon, lalu membuntutinya. Noon lalu berkenalan dengan seorang pria yang bernama Tum (Ray McDonald) itu. Mereka pun tertarik satu sama lain—berhubung Noon baru putus dari pacarnya yang juga bernama Tum -___-


Tapi gak semua rencana bisa berjalan semulus awalnya. Cherry dan Noon mengalami masalah dan bertengkar. Tapi semuanya kembali baik ketika Noon sakit dan Cherry berjuang keras merawat dan mencari obat untuknya.
Tum dan teman-temannya mengadakan pameran. Cherry pun menyumbangkan satu gambar sketsanya—sebuah bangunan miring berkonsep seperti Menara Pisa (tapi bentuknya gak sama seperti Pisa). Seorang kenalan Tum yang bekerja di bidang arsitektur tertarik, lalu merekrut Cherry untuk bekerja bersamanya di Milan. Maka mulailah perjalanan mereka ke Milan.

Di Milan, ada masalah lagi. Di sana, keduanya sempat bekerja di restoran milik Fabrizio. Saat itu, Cherry mengusulkan suatu kecurangan kecil, dan meminta Noon untuk melakukannya—karena Noon yang bertugas menjaga makanan di dalam restoran dan Cherry hanya mengurusi bagian es krim. Tapi ternyata kecurangannya ketahuan dan Noon dibawa polisi dan akhirnya ia dipulangkan ke negeri asalnya. Jadilah, Cherry sendiri.


3 bulan kemudian (atau 3 tahun? Ah lupa) Cherry mendapat sms dari Noon : Siapa yang kangen rumah? Di situ terdapat fotonya dan Tum yang sedang mengacungkan tangan. Setelah itu, Cherry pulang ke Thailand :)


---------------------------------------------------------------------------------------

Walaupun sebenarnya agak membosankan, tapi lumayanlah gue terhibur dengan pemandangan... katakanlah London, Paris, Venice, Big Ben, Eiffel Tower, Stone Hegde, Gondola, Pizza Tower... Dan thanks to it, gue iri abis. Jadi pengen ke sana T^T

0 comments:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Follow

About me

Foto Saya
Viktoria Mardhika
Imperfect. Dreamer. Pharm.
Lihat profil lengkapku

What's Hot

You're The...

My Other Blog

Pages

Popular Posts

 

Template by BloggerCandy.com